JENIS – JENIS DATA

Pengetahuan tentang jenis-jenis data sangat menentukan metode yang akan digunakan dalam pengambilan data dan analisa apa yang akan dibutuhkan oleh data tersebut sehingga lebih bermakna. Data adalah sekumpulan datum yang berisi fakta-fakta serta gambaran suatu fenomena yang dikumpulkan, dirangkum, dianalisis dan selanjutnya diinterpretasikan.

Jenis Data Menurut Sifatnya

1.  Kualitatif

  • Berupa label/nama-nama yang digunakan untuk mengidentifikasikan atribut suatu elemen
    • Skala pengukuran: Nominal atau Ordinal
    • Data bisa berupa numeric atau non numeric.

Data Ordinal

Data ordinal ada dasarnya adalah hasil dari kuantitatif dan kualitatif. Contoh dari data ordinal adalah penskalaan sikap individu. Penskalaan sikap individu terhadap sesuatu bisa diwujudkan dalam bermacam bentuk, misalnya : dari sikap Sangat setuju (5), Setuju (4). Netral (3), Tidak setuju (2) dan Sangat tidak setuju (1). Pada tingkat ordinal ini data yang ada tidak mempunyai jarak data yang pasti, contohnya : Sangat setuju (5) dan Setuju (4) tidak diketahui asti jarak antar nilainya karena jarak antara Sangat setuju (5) dan Setuju (4) bukan 1 satuan (5-1).

Data Nominal

Data nominal adalah tingkatan data paling rendah menurut tingkat pengukurannya. Data nominal ini pada satu individu tidak mempunyai variasi sama sekali, jadi 1 individu hanya mempunyai 1 bentuk data.

Contoh data nominal yaitu : jenis kelamin, tempat tinggal, tahun lahir dan lain-lain. Data jenis kelamin ini nantinya akan diberi label dalam pengolahannya misalnya : perempuan = 1 dan laki-laki = 2 .

2.  Kuantitatif

  • Mengindikasikan seberapa banyak (how many/diskret atau how much/kontinu)
  • Data selalu numeric
  • Skala pengukuran: Interval dan Rasio.

Data Rasio

Data rasio adalah tingkatan data yang paling tinggi. Data rasio memiliki jarak antar nilai yang pasti dan memiliki nolai nol mutlak yang tidak dimiliki olh jenis-jenis data lainnya. Contoh data rasio adalah : berat badan, panjang benda, jumlah satuan benda.

Jika kita memiliki 10 bola maka ada perwujudan 10 bola itu. Ketika seseorang memiliki 0 bola maka orang tersebut tidak memiliki bola satupun. Data rasio dapat digunakan dalam komputasi matematik, misalnya : A memiliki 10 bola dan B memiliki 8 bola, maka A memiliki 2 bola lebih banyak dari B.

Data Interval

Data interval mempunyai tingkatan lebih rendah dari data rasio. Data interval memiliki jarak data yang pasti namun tidak memiliki nilai nol mutlak. Contoh dari nilai data interval adalah hasil dari nilai ujian matematika.

Jika A mendapat nilai 10 dan B mendapat nilai 8, maka dipastikan A mempunyai 2 nilai lebih banyak dari B. Namun tidak ada nilai nol mutlak, maksudnya bila C mendapat nilai 0, tidak berarti bahwa kemampuan C dalam pelajaran matematika adalah nol atau kosong.

Jenis Data Yang Dipengaruhi Oleh Karakteristik Empirik

1. Data parametrik

Suatu data disebut sebagai data parametrik bila memenuhi kriteria sebagai berikut :

a.       Normally distributed data.

Data yang mempunyai distribusi normal adalah data yang dapat mewakili populasi yang akan diteliti. Secara kasat mata kita bisa melihat histogram dari data yang dimaksud, apakah membentuk kurva normal atau tidak.

b.      Homogenity of variance

Variasi dari data yang dimaksud harus stabil tidak berubah atau homogen.

c.       Interval data

Data yang dimaksud minimal merupakan data interval

d.      Independence

Data yang diperoleh merupakan data dari tiap indivdu yang independen, maksudnya respon dari 1 individu tidak mempengaruhi atau dipengaruhi respon individu lainnya.

2. Non parametrik

Data non parametrik menyatakan bahwa tidak adanya asumsi distribusi khusus pada suatu populasi. Distribusi data normal tidak terpenuhi. Hasil uji non parametrik lebih kuat terhadap pelanggaran asumsi. Uji non parametrik dilakukan jika asumsi data bebas tidak lengkap, sebagai contoh masih dibutuhkannya data pada random sampling yang independent.

Jenis Data Menurut Waktu Pengumpulannya

1.   Cross-sectional Data

Cross sectional Data adalah data yang dikumpulkan pada waktu tertentu yang sama atau hampir sama.

Contoh:           Jumlah mahasiswa STEKPI TA 2005/2006,

Jumlah perusahaan go public tahun 2006

2.   Time Series Data

Time Series Data adalah data yang dikumpulkan selama kurun waktu/periode tertentu.

Contoh:           Pergerakan nilai tukar rupiah dalam 1 bulan,

Produksi Padi Indonesia tahun 1997-2006

Sumber :

1. Oswari, T, 2008. SPSS for Psychology. Dikutip tanggal 18 September 2008.  http://staffsite.gunadarma.ac.id/toswari/

2. Patria, B, 2008. Jenis-Jenis Data.  Dikutip tanggal 15 September2008.

www. inparametric@yahoo.com

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s